Tulisan tulisan yang dikaitkan (tagged) cerita
Tukang batu
Alkisah, terdapat seorang kakek dan cucunya yang mempunyai pekerjaan sebagai seorang tukang batu. Mereka memecah batu-batu besar dan mebawanya kekota untuk dijual.
Suatu ketika sang kakek melihat sebuah batu yang cukup besar. Dengan semangat sang kakek mecoba menghancurkan batu itu dengan palu besarnya.
Tetapi setejah mencoba sebanyak 99 kali sang kakek menyerah dan berkata dalam hati, kayaknya batu ini keras banget, ga bisa di hancurkan.
Tiba-tiba sang cucu datang dan bertanya pada sang kakek,
cucu: “gimana kek? sudah hancur batunya?”
kakek: “belum, kayaknya batunya keras banget, sudah saya coba tapi ga bisa-bisa”
cucu: “oh ya? biar saya coba”
singkat cerita sang cucu mencoba menghancurkan batu tersebut. baru satu kali pukul batu itu hancur ber keping2. sang kakek pun kaget….
3 comments April 24, 2008
Mana yang menang
Suatu hari matahari dan angin saling berdebat. Mereka masing2 menganggap paling hebat.
angin: “Saya paling hebat, lihat nich saya pasti bisa membuat orang yang memakai jaket itu melepaskan jaketnya”
Matahari kemudian sembunyi dibalik awan dan sang agin mulai meniup orang tersebut. Tapi semakin kencang angin tersebut meniup, semakin erat juga orang itu menarik jaketnya.
singkat cerita sang angin pun menyerah. Kini giliran sang Matahari. Sang matahari keluar dari awan dan tersenyum kepada orang tersebut. Dan tanpa perlawanan orang tersebut langsung melepas jaketnya.
2 comments April 14, 2008
Terlalu nyata
Seorang penjaga perbatasan antara Jerman Timur dan Jerman Barat merasa curiga kepada seorang laki2 yang setiap hari dari Jerman Timur ke Jerman Barat selalu mengendarai sepeda berwarna biru. Sang penjaga yakin pasti ada yang dia selundupkan. Akan tetapi setiap kali di periksa selalu tidak ketemu barang yang dia selundupkan.
Singkat cerita sang Penjaga sebentar lagi pensiun. Sang penjagapun bertanya kepada laki2 tersebut
penjaga: “Saya ini sebentar lagi akan pensiun, saya ga akan laporin kamu dech”
penjaga: “saya cuma pengin tau, sebenernya apa sich yang kamu seludupin?soalnya saya yakin pasti kamu menyelundupkan sesuatu”
setelah berpikir cukup lama akhirnya laki2 tersebut berkata
laki2: “yang saya selundupkan ya ini, sepeda warna biru”
3 comments April 7, 2008
Perkataan Orang
Suatu hari Seorangbapak mengajak anaknya menjual seekor keledai ke pasar. Dituntunlah keledai terseebut.
Ditengah perjalanan ada seorang berkata “Wah rugi sekali, masa keledai cuma dituntun, ga dinaiki”. Mendengar perkataan tersebut maka sang anak pun menaiki keledai tersebut.
Kemudian ada seseorang yang berkata “Dasar anak tidak tau sopan santun, masa dia enak-enakan naik keledai sementara bapaknya jalan kaki!!”. Mendengar perkataan seperti itu sang anak pun turun, sang ayah naik menggantikannya.
Beberapa langkah kemudian seseoran kembali berkata “Dasar orang tua tidak berperasaan, masa dia enak-enakan naik keledai sementara anaknya jalan kaki”. Mendengar itu maka sang anak dan sang bapak sepakat untuk naik keledai itu bersama-sama.
Lagi, orang2 pun berkata “Dasar orang tidak ber-pri-kebinatangan, masa keledai sekecil itu di naiki dua orang”
Akhirnya tanpa berpikir panjang anak dan bapak tersebut menggendong keledai tersebut sampai pasar tanpa memperdulikan perkataan orang…
6 comments Maret 25, 2008
Anak Kodok
Pada suatu hari seokelompok anak kodok tercebur kedalam sebuah baskom yang berisi susu. Mereka berusaha keluar sambil melompat-lompat, sedangkan kodok2 dewasa ditepi baskom berteriak-teriak. “Ga akan bisa, percuma ga akan bisa”.
Akhirnya satu persatu anak kodok tersebut kelelahan dan mati tenggelam. Tetapi ada satu ekor anak kodok yang terus berjuang melompat-lompat. Walaupun kodok2 dewasa sudah berkali-kali berteriak kalo ga mungkin bisa tapi anak kodok ini tetap bersemangat.
Akhirnya terjadi keajaiban, susu tersebut berubah menjadi keju yang keras, sehingga anak kodok tersebut bisa melompat keluar dari baskom tersebut. Sesampainya diluar anak kodok tersebut ditanya oleh kodok2 dewasa.
Kodok Dewasa: “Kamu kok ga menyerah seperti teman2mu, padahal kamu sudah bilang kalo kalian tidak mungkin bisa”
Anak Kodok: “Oh ya, saya kira kalian memberi semangat untuk saya, soalnya saya agak tuli jadi tidak denga apa yang kalian ucapkan”
1 comment Maret 19, 2008
